Andjaswahyu’s Weblog

November 21, 2008

Secangkir Teh Tidak Bermutu Dari Sariwangi

Filed under: Tips n Trick — Andjas @ 12:28 pm

Sariwangi mungkin menjadi merek teh kantong (tea bag) yang paling terkenal. Bila ditanyakan ke banyak orang, mungkin, hampir semuanya menjawab teh kantong itu ya…. “sariwangi”. Namun, apa itu berarti teh sariwangi berkualitas???

Perlu saya beritahukan, tulisan ini bukan untuk “memojokkan” teh merek tertentu (sariwangi), namun lebih kepada pendapat pribadi terhadap kualitas sesuatu.

Kualitas teh dapat kita lihat dari aroma, warna, dan rasa air teh yang dihasilkan. Bagaimana aroma, warna, dan rasa air dari daun teh yang berkualitas:

Catatan: Air teh diseduh tanpa gula. Sebisa mungkin pada cangkir/mug dengan warna putih agar warna hasil seduhan air teh jelas terlihat.

  1. Aroma : harum,
  2. Warna : merah bata atau merah maroon,
  3. Rasa : Pahit ketika awal meminumnya, namun kemudian berasa manis.

Lalu bagaimana dengan aroma, warna, dan rasa air teh sariwangi???

  1. Aroma : cenderung tidak berbau, atau bau harum tehnya kurang tajam
  2. Warna : merah pekat kehitaman,
  3. Rasa : Pahit, baik ketika awal meminum maupun beberapa saat setelahnya, boso jowone “sepet” terus.

Jadi, kesimpulannya teh Sariwangi tidak bermutu! Memang itu sesuai dari harga yang kita bayarkan, kasarnya “ada harga, ada barang”. 1 pak sariwangi isi 25 kantong dijual dengan harga tiga ribuan rupiah. Jadi kira2, satu kantong berharga Rp 120.

Kalo, memang Anda suka meminum teh, tidak salahnya membeli yang agak lebih mahal. Beberapa pilihan berikut mungkin dapat membantu. Teh “Sosro Premium” dapat menjadi pilihan yang murah dan cukup berkualitas. Harga 1 pak (25 kantong) sebesar Rp 6.000an cocoklah buat mahasiswa kaya penulis. Atau, teh hijau dari “2 Tang” dengan isi yang sama dibandrol Rp7.500an.

Toh, kenikmatannya rasa dan aromanya jauh berbeda dengan merek sariwangi.

November 18, 2008

Samsung Mengalahkan Motorola Sebagai Produsen Handset di Amerika

Filed under: Telecommunication Engineering — Andjas @ 7:16 am

Untuk pertama kalinya, Samsung melampaui Motorola sebagai pembuat handset no.1 di Amerika Serikat, berdasarkan riset dari firma Strategy Analytics.

Vendor handset Korea Selatan ini menguasai pasar Amerika sebesar 22,4 persen, dibandingkan dengan Motorola 21,1 persen. Hal ini dilatarbelakangi oleh lebih beragamnya handset yang ditawarkan Samsung. Sepertinya, strategi diversitas jenis/ragam ponsel yang awalnya hanya dilakukan di Asia manjur juga dilakukan di Amerika. Di Indonesia saja, ponsel baru dari tiap vendor muncul hampir tiap satu bulan sekali.

Kabar ini datang bersamaan dengan perpindahan Motorola secara radikal pada Divisi Handsetnya, pemberhentian karyawan, dan reposisi hansetnya untuk lebih memfokuskan pada platform Google Android. Ketika Motorola mengumumkan penghasilan pada kuartal ketiga, yakni merugi 397 juta Dolar, pihak perusahaan mengumumkan bahwa akan berkonsentrasi pada piranti low-tier (tingkat rendah), juga pada piranti mid-to-high-tier yang berbasis Windows Mobile dan Google Android pada tahun 2009. Motorola berharap telah memiliki Android phone pada akhir tahun depan (awa).

Indonesia kapan ya bisa mengalahkan vendor asing, minimal di negeri sendiri ? ? ?

Ganbarre yo para engineer telekomunikasi Indonesia. Ini bukti kita dapat mengalahkan Vendor Amerika ataupun Eropa jika kita berusaha!

Sumber: http://fiercewireless.com

November 17, 2008

Nokia Siemens Masih Akan Terus Mem-PHK Karyawannya!

Filed under: Telecommunication Engineering — Andjas @ 12:51 pm

Nokia Siemens Networks (NSN) mengumumkan bahwa masih akan terus mem-PHK karyawannya sebagai finalisasi rencana restrukturisasi untuk menghemat 2,55 Billion Dollar pada akhir tahun 2009.

NSN yang merupakan join venture antara Nokia Corp. dan Siemens AG akan mem-PHK 700 lebih karyawannya di Finlandia, sehingga total karyawan yg di-PHK di negara ini mencapai 1.300. Di Jerman, perusahaan ini juga akan mem-PHK 500 karyawan sebagai tambahan 2.300 orang yg telah di-PHK.

Total karyawan yang di-PHK sekitare 9.000 orang, atau sekitar 10%-15% dari karyawannya secara global.

“With the successful completion of these plans, we will have the vast majority of the synergy-related headcount reductions completed and we can then start to put this chapter of our history behind us and focus on creating a world-class company,” kata CEO Nokia Siemens, Simon Beresford-Wylie.

Source:

  • Wall Street Jurnal : http://online.wsj.com
  • Fiercewireless : http://fiercewireless.com

November 14, 2008

3 Cara Membuka YOUTUBE di Kampus Gajah

Filed under: My Opinion, Tips n Trick — Andjas @ 9:31 am

Membuka youtube dengan:

  1. Memakai koneksi Speedy,
  2. Memakai koneksi HP (GPRS, 3G UMTS, 3,5G HSDPA) terserah pake operator apa,
  3. Memakai koneksi hibah dari GreenLink,
  4. Memakai koneksi lain selain AI3.

Koneksi AI3 memiliki tujuan utama untuk kegiatan akademis dan perkuliahan! Janganlah menjadi orang opurtunis dengan menyalahgunakan fasilitas kampus.

Masih jadi mahasiswa aja sudah menyalahgunakan fasilitas, apalagi nantinya menjadi pejabat atau anggota DPR/D.

Demi Tuhan, Bangsa, dan Alamamater!

November 13, 2008

WiMAX Vs LTE

Filed under: Telecommunication Engineering — Andjas @ 6:15 am

Similarity between  WiMAX and LTE are:

  1. They are future wireless broadband communication (4G).
  2. Both Using OFDM (multicarrier) for downlink.
  3. Support newest technologies like: MIMO antenna, Beam forming, channel coding, and so on.
  4. Ongoing research and development.


The Differences between WiMAX and LTE are:

  1. WiMAX evolution from WiFi (IEEE 802.11), in the other hand LTE evolution from GSM (GPRS, EDGE, UMTS, HSDPA).
  2. WiMAX uplink using OFDM (multicarrier), but LTE using single carrier, like current technologies (GSM, CDMA).
  3. WiMAX develop by many country (including GSM vendor) and sometimes each country make his own standard based IEEE 802.16 standard, but LTE is develop by GSM vendor.
  4. WiMAX international product is standardized by WiMAX Forum (www.wimaxforum.org), LTE …??? (I dunno)
  5. WiMAX standard is not quite mature, there are a lot of hole and ambiguity, but LTE standard seems quite mature.

November 12, 2008

Tips Mempercepat Simulasi Matlab

Filed under: Telecommunication Engineering — Andjas @ 11:48 am

Berikut adalah tips untuk mempercepat proses simulasi pada Matlab:

  1. Inisialisasi variabel yang akan Anda pakai sesuai dengan jumlah matriknya. Misalnya: zeros(4,5) untuk variabel dengan ukuran matrik 4×5.
  2. Hindari memakai looping (for, while) ketika melakukan operasi aritmatika (*, /,+, -). Gunakan vektorisasi (.*, ./, .+.-), dengan syarat kedua matrik harus sama.
  3. Memperbanyak penggunaan fungsi lokal. Bilapun harus memakai fungsi global, minimalisasi jumlah penggunaan variabelnya.
  4. Clear variabel-variabel yang sudah tidak terpakai lagi. Langkah ini untuk menghemat memori, baik fisikal memori, cache memori, maupun paged memori, komputer Anda.

Blog at WordPress.com.