Cerita ini bermula lebih dari sebulan yang lalu. Ketika itu, Mr.X (sebut saja begitu) meminjam beberapa DVD dan berjanji hanya sebentar meminjamnya. Lewat beberapa lama, DVD itu belum dikembalikan. Jengkel juga….. Tapi karena ada UAS, jengkelnya disingkirin dulu, mikirin UAS dan tugas-tugas yang berjibun banyaknya :D.
Setelah UAS, DVD belum balik-balik padahal aku juga perlu. Aku kirimi sms yang meminta DVD itu. Sms balasan, Mr.X mau balikin ke kos malam ini. Tak tunggu-tunggu, gak nongol-nongol. Paginya, sms darinya berisi bahwa DVD itu masih di Mr.Y (temenq jg), jadi dia belum bisa ngembaliin.
Reaksi pertamaku adalah, so what! Kalo janji ngembaliin, ya kembaliin dunk, aku tak ada urusan dengan Mr.Y.
Tak pikir-pikir, ini orangnya kog damai-damai sahaja, kaya gak punya beban ngembalikan. Selain itu, aku kog kayanya gak dihargai, batalin janji seenaknya.
Akhirnya, aku kirim sms ULTIMATUM. Isi SMS-nya singkat, jelas, dan padat dengan nada orang marah.
“Pokoknya gw gak mau tahu, DVD itu harus balik besok malam!”
Padahal dalam hati, aku masih ketawa-ketawa…. Hehehehe….
Selain itu, aku Cuma pengen liat keseriusan mereka ngembaliin tuh DVD…..
Hasilnya, Mr.X dan Mr.Y kelimpungan mengira aku bener-bener marah. Maklum, aku jarang marah. Malamnya, Mr.Y dateng ke kos ngembaliin itu DVD. Saat datang ke kos, Mr.X sebagai peminjam pertama, terus menelpon Mr.Y untuk mengecek apakah DVD itu telah dikembaliin. Karena Mr.Y usil, telp itu tidak dianggkat. Sampai, akhirnya puluhan kali, baru deh telp itu diangkat…..
Tampaknya, Mr.X bener-bener takut aku marah!
Hehehhehehe
Dari kejadian itu, aku melihat bahwa sesekali kita perlu marah atau menampilkan ekspresi marah agar dianggap serius dan tidak disepelekan. Karena, orang yang tidak pernah marah akan cenderung dipinggirkan kepentingannya. Ekspresi seperti, “ahh, dia mah ntar-ntar aja, toh dia gak akan marah!”, tentu sering kita dengar. Ekspresi itu adalah bukti nyata terpinggirkannya/disepelekannya kepentingan orang yang tidak pernah marah.
Jadi, sesekali, kita perlu marah! Agar Anda dianggap SERIUS orang lain.
NB: buat Mr.X dan Mr.Y, PEACE….
I’m not mad to you at all!