Bagaimana Menunjukkan Proses Monte Carlo Pada Simulasi Performa Komunikasi Wireless (BER Vs Eb/E0) Kanal Fading Rayleigh

Pertama, aku ingin menginformasikan bahwa ini adalah postingan blog dengan judul terpanjang yang pernah aku buat.

Fiuuuuuuuw….

Postingan ini diperlukan bagi pembaca yang sedang atau akan mensimulasikan performa komunikasi wireless (grafik BER Vs Eb/E0) untuk kanal AWGN dan fading Rayleigh dan ingin menunjukkan titik-titik dimana proses Monte Carlo dilakukan. Terutama, pembaca yang sedang mengambil Mata Kuliah Sistem Komunikasi Seluler (Siskomsel). Tugasnya Pak Adit euy.

Skrip matlab simulasi kanal fading Rayleigh (tanpa menunjukkan proses Monte Carlo) telah banyak diketahui. Bagi yang belum tahu ini dia skripnya untuk Monte Carlo 5x:

(parameter2 dapat diubah sesui kebutuhan):

%===========================================================================

function BER = fadingku(N) %N=jumlah/banyak data yang dikirimkan

clf; %Generate data

EbNo=linspace(0,25,6); %Generate nilai Eb/No yang diinginkan

N=10000;

for i=1:length(EbNo)

BER(i)=0;

for j=1:5

b=randn(1,N); % Pembangkitan data secara random

b=sign(b);

f=fading(N,30,0.0001); % kanal fading dengan Fd=30Hz dan T=0.0001

f=abs(f’);

n=randn(1,N)./(10^(EbNo(i)/20)); % Pembangkitan Noise dengan nilai Eb/No

r=(b.*f)+n; %data yang diterima

r=sign(r);

BER(i)=BER(i)+(sum(abs(b-r))/2); % menghitung jumlah bit yang error

end

BER(i)=BER(i)/5/N; % BER= jumlah Error rata-rata/jml Bit yang dikirim

end

semilogy(EbNo,BER,’rp’); % menampilkan hasil dengan skala semilogaritmik

hold on;

%Memplot kurve BER vs SNR untuk noise AWGN

t=linspace(0,10,1000);

ebn0 = 10.^[t/10];

Pe=1/2.*erfc(sqrt(ebn0));

%Rumus probability of error (Pe) unt sinyal antipodal

% Referensi :Proakis,”Digital Comm. 2nd,ed.”” p.246

semilogy(t,Pe,’blue’);

grid on;

%Memplot kurve BER vs SNR untuk rayleigh fading

t=linspace(0,25,1000);

ebn0 = 10.^[t./10];

Pe = 0.5.*(1-sqrt(ebn0./(1+ebn0)));

%Rumus probability of error (Pe) unt sinyal antipodal

% Referensi :Proakis,”Digital Comm. 2nd,ed.”” p.774

semilogy(t,Pe,’k’);

title(‘BER vs Eb/No untuk Kanal Fading Rayleigh’);

xlabel(‘Eb/No(dB)’);

ylabel(‘Bit Error Rate, BER’);

disp(‘- Kurva biru menunjukkan nilai teoretis untuk kanal AWGN’);

disp(‘- Kurva hitam menunjukkan nilai teoretis untuk Kanal fading’);

disp(‘- Kurva dengan tanda pentagram merah menunjukkan hasil simulasi’);

%===========================================================================

Karena kita ingin menunjukkan titik dimana proses Monte Carlo dilakukan, maka ada bagian yang harus diubah, yakni:

BER(i)=BER(i)+(sum(abs(b-r))/2); ……………… (1)

==> mengakumulasikan data/bit yang salah pada tiap titik (belum merupakan BER yang sesungguhnya) untuk tiap proses Monte Carlo sebanyak 5x, lalu….

BER(i)=BER(i)/5/N; ……………………………………………………………… (2)

Akumulasi data/bit yang salah di atas dirata2kan(dibagi 5), baru dihitung BER-nya (dibagi dengan jumlah data yang dikirimkan).

Idenya Sederhana

Kita harus menghitung nilai BER untuk Eb/E0 tertentu pada tiap proses Monte Carlo-nya. Semisal, nilai tersebut ditampung pada variabel “BER_tiap_montecarlo”. Lalu, plot BER_tiap_montecarlo sesuai dengan nilai Eb/E0-nya. Tapi, kita juga harus tetap menghitung akumulasi variabel BER_tiap_montecarlo untuk nantinya mendapatkan nilai rata-ratanya.

Sederhana bukan!

Realisasi

Tambahkan baris-baris berikut menggantikan kedua baris di atas (1 dan 2):

(1)BER_tiap_montecarlo(i)=(sum(abs(b-r))/2)/N;

% BER untuk tiap titik pada Eb/No tertentu

BER(i)=BER(i)+BER_tiap_montecarlo(i); % BER komulatif pada Eb/No tertentu

semilogy(EbNo(i),BER_tiap_montecarlo(i),’bp’);

% Menampilkan BER tiap Montecarlo sesuai nilai Eb/No-nya

hold on;

(2) BER(i)=BER(i)/5;

Simple isn’t it!

Feel free to ask!

Berikut hasil simulasinya:

Advertisements
Categories: Telecommunication Engineering, Tips n Trick | 4 Comments

Post navigation

4 thoughts on “Bagaimana Menunjukkan Proses Monte Carlo Pada Simulasi Performa Komunikasi Wireless (BER Vs Eb/E0) Kanal Fading Rayleigh

  1. annisa

    Kak Andjas, terima kasih atas penjelasannya. Sangat membantu di tugas siskomsel yang sekarang sedang saya ambil 🙂

  2. sandro

    Kak Andjas bagaimana perhitungan teori dari simulasi diatas kak kalo misalnya dalam kanal tersebut ada guard interval ato cyclic prefix dengan modulasi 16QAM dan QPSK??
    Terimakasih..
    🙂

    • Andjas

      Maaf baru bisa komen krn ada kesibukan.

      BER kan bukan fungsi dan tidak berkaitan sama sekali dengan GI atau CP. Jadi ya tidak ada masalah.

  3. sandro

    owhh..
    hehe iya kak..
    jadi kalo hubungan CP dengan Eb/No apa yak kak andjas??
    kash contoh perhitungan manualnya donk kak..
    🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: