“Tertangkap” Polisi Jepang

Kemarin sore, cuaca cerah dan hangat meliputi Iizuka, Fukuoka, Jepang. “Suasana yang enak buat jalan2 dan belanja daging ayam”, pikirku. Maklum, persediaan bahan makanan jenis itu milik penulis di freezer lemari es sudah habis. Penulis pun pergi ditemani ransel kuning warisan dari kakaknya. Penulis memakai alat transportasi standar mahasiswa asing di Jepang (paling tidak di Iizuka), yakni sepeda.

Penulis lalu berangkat dengan senang hati seperti halnya cuaca sore itu. Penulis menuruni Bukit Aida dan menyeberangi jembatan depan kuil. Sampai di halte Igizu, penulis bertemu dengan Nico, teman sebangsa, setanah air (lebay ya…), dan se-Lab. Disana Nico menemani Bapak Osea Zebua, mahasiswa Doktor-3 kampus Tobata. Mengobrol-obrol lah kami barang sejenak.

Pasti pembaca sudah tidak sabar!

Kapan ini penulis tertangkap polisi Jepang.

Singkat kata, penulis membeli daging tanpa tulang (boneless) di A-Price, toko internasional di Iizuka, lalu pulang. Setelah melewati jalan layang Rute 200 (Route 200), penulis melihat anak muda jepang yang kira-kira duduk di bangku SMP mengendarai scooter berboncengan. Penulis tertarik dengan kejadian ini karena peraturan lalu lintas di Jepang tidak memperkenankan mengendarai scooter berboncengan. Tak lama kemudian, Pak Polisi mengendarai sepeda motor mengejar anak-anak muda tersebut. Penulis juga tertarik melihat pemandangan ini karena memang tidak lazim. Penulis terus mengayuh sepedanya menuju rumah.

Mendekati Kawazu Shokudou, penulis kembali melihat polisi yang melalukan pengejaran tadi. “Kenapa polisi ini kembali lagi!”, pikir penulis. Penulis tidak ambil pusing dan terus mengayuh. Beberapa detik kemudian, Polisi itu lalu meminta penulis untuk berhenti lalu menyeberang jalan menghampiri penulis.

“日本語 わかりますか? (Bisa berbahasa Jepang?)”, tanya Pak Polisi.

“日本語 わ ちょっと。。。? (Bisa sedikit berbahasa Jepang?)”, jawabku.

Polisi itu menanyai penulis dengan berbahasa Jepang yang tidak dimengerti penulis….bla…bla…bla…

Tapi ada kata yang penulis kenali, “…. 鍵 (kagi = kunci) …”.

Oooo, “Polisi ini nasehatin agar mengunci sepeda karena banyak pencurian sepeda”, asumsi penulis.

“はい、もています。。。! (Saya punya gembok kog)”, sambil menunjukkan gembok/kunci sepeda. Dan, Polisi Jepang itu berkata2 dalam bahasa jepang lagi yang tidak dimengerti penulis. Setelah itu, Polisi itu meninggalkan penulis.

Penulis pun lalu melanjutkan perjalanan pulang menuju rumah.

“Polisinya tadi ingin bertemu orang asing rupanya….. :P”, penulis tertawa dalam hati.

Advertisements
Categories: Japan Experience | 12 Comments

Post navigation

12 thoughts on ““Tertangkap” Polisi Jepang

  1. ocha

    Halo, Andjas! perkenalkan, nama saya Ocha. Saya mahasiswa Fakultas Psikologi UGM yang akan mengikuti exchange program di Fukuoka Women University bulan oktober 2010-maret 2011. Jujur saja, saya buta Jepang dan membutuhkan bantuan Andjas untuk persiapan keberangkatan saya ke Jepang. Jika tidak keberatan, saya ingin berkomunikasi lebih lanjut dengan Andjas melalui fb.
    Fb saya: rosalia ari sulistyantari. atau melalui email: rosalia.sulistya@gmail.com
    terima kasih banyak dan sukses selalu! saya tunggu kabar dari Andjas. salam, ocha =)

  2. cie2.. ntar ktemu lagi jgn lupa foto2 ma polisinya njas, bwt barang bukti 😀

    • Andjas

      Maunya gitu yu, tp polisinya gak keren sih tampangnya, kurus, pake kacamata… -_-“

  3. lho njas! bukannya orang indonesia masih mirip2 dengan orang jepang sama2 memiliki mata ran rambut hitam kan? beda ama bule yang punya warna mata dan rambut beda

    • Andjas

      Beda kog yim, kulit mereka pucat dibanding orang asia tenggara.

  4. maksude opo jeh?
    kw seneng diuber2 wong Jepang, tah?

  5. jiah…ngakak gue bacanya..jadi sampai blog ini di tulis si anjas ttp ngga tau itu polisi jepang ngomong apaan wakakakaka

    • Andjas

      kan udah bilang om apis, aku ngerti kog, meski ndak 100% 😉

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: